Membuat Finger Paint & Playdough Sekaligus

Umumnya anak-anak pasti senang main playdough. Dan kalo mereka di suruh main cat? Pasti sama sukanya seperti main playdough. Karena anak-anak memang suka beraktifitas & berimajinasi.

Tapi sebagai orang tua kadang kita suka berpikir juga (baca : khawatir), cat-cat yang dipakai oleh anak-anak kita itu aman gak ya? Apalagi kalo kita masih punya anak balita, dimana mereka masih suka memasukkan jari-jari mereka ke mulut padahal tangannya sedang tidak bersih.. Kalopun ada produk yang aman untuk anak, harganya itu yang bisa di bilang cukup lumayan.

Kadang saya pribadi sebagai orang tua suka miris juga.. Katakanlah beli playdough seharga Rp. 50.000,- (terdiri dari beberapa warna). Lalu oleh anak-anak dimainkan dengan cara dibentuk-bentuk & di campur-campur. Nah masalahnya kalo warnanya udah di campu-campur gitu kan gak bisa di pisah-pisah lagi. Dan kalo semua warna udah tercampur jadi satu mereka udah males lagi main playdoughnya, kecuali di beliin yang baru dan uang Rp. 50.000,- jadi seperti melayang begitu saja.

Karena cukup sering mengalami kejadian seperti itu, akhirnya saya mulai terpikir “kenapa gak coba bikin sendiri?”. Resepnya sendiri saya tanya ke mbah gugel. Dan dengan mengetik “finger paint recipe atau playdough recipe” kita sudah bisa mendapatkan banyak sekali berbagai resep homemade finger paint ataupun playdough. Dan dari sekian banyak resep yang ada, saya memilih resep yang paling sederhana sebagai percobaan pertama saya.

FINGER PAINT RECIPE

Bahan :

1 cangkir tepung terigu
1 cangkir garam
pewarna makanan (cari yang aman untuk anak ya)
Air
Vanilla essence => additional

Cara Membuat :

Campur tepung terigu & garam ke dalam 1 wadah. Beri air sedikit demi sedikit. Aduk-aduk hingga kekentalannya cukup (jangan terlalu encer ya) & tepung sudah tercampur rata. Setelah itu beri beberapa tetes pewarna makanan (kepekatan warna tergantung dari beberapa tetes pewarna makanan yang kita berikan). Selesai. Dan silahkan berkreasi.. ^^

Note : Karena saya ingin punya beberapa warna. Maka saya membagi adonan tepung yang sudah di cairkan tersebut ke dalam wadah terlebih dahulu. Setelah itu baru di teteskan sesuai dengan war yang kita inginkan. Untuk pewarna makanannya sendiri kita hanya butuh 3 macam pewarna makan dasar saja (merah, kuning, biru). Kalo sudah punya 3 pewarna makanan tersebut, kita bisa berkreasi menjadi warna apapun. Dan utk lihat hasil bikinan saya & juga hasil lukisan dengan finger paint bisa klik disini

Bosan bermain finger paint? Padahal sisa catnya masih banyak, sayang kan kalo di buang begitu aja. Jangan khawatir maaaakkkk… Kita tambahkan aja tepung terigu. Tambahkan terus hingga adonan kalis (tidak nempel lagi di tangan), kalo perlu tambahkan juga sedikit pewarna makanan lagi. Setelah kalis, taraaaaaaaaa…………!!!! Jadi deh homemade palydough.. ^^

O’ya kalo sy suka di tambahin sama vanilla essence sedikit. Abis kata anak saya, palydoughnya bau tepung. Jadi akhirnya saya kasih vanilla essence supaya wangi.. Setelah selesai bermain, playdough ini bisa kita simpan di kulkas. Keluarkan beberapa saat sebelum dimainkan. Kalau di rasa jadi agak keras, kasih air sedikit-sedikit sampai dapat kekenyalan yang kita inginkan.

Gimana mak? Murmer kan resepnya? Tapi biar murmer gitu, sama asiknya deh dengan main cat atau playdough yang dari toko-toko itu.. Bahkan lebih asik karena anak-anak juga bisa kita ajak dari mulai proses pembuatan paint/playdoughnya

Bahan-bahannya udah di jamin aman deh. Dan yang jelas juga muraaaahhh *pasti masalah harga juga penting kan buat para emak-emak.. Hehe..*. Jadi kalo mereka mencampur-campur semua warna kita gak khawatir lagi kan karena murah & mudah di buatnya..

9 thoughts on “Membuat Finger Paint & Playdough Sekaligus

  1. Waaaa…gampang ternyata. Mbok dikasih tahu pewarna makanan yang aman untuk anak merknya apa bun? hehehe drpg googing sendiri 😀

  2. saya pernah bikin ini … apalagi bikinnya bareng si kecil, makin seru. Udah gitu, kita gak khawatir kalo sampe masuk mulut.

  3. duhhhh saking numpuknya kerjaan sampe siwer bacanya “….keluarkan beberapa saat sebelum dimakan,,,” sempet mikir horeeeee playdoughnya bisa dimakan! jadi tambah irit dong 😛 ehhh tapi kayanya ada yang salah nihhhh, pas baca ulang ternyata… dimainkan yaaa :))

    eniweiiii… thanks tipsnya ya mak.. pasti kapan-kapan dipraktekin… untuk 2y udah bisa belum mak?

  4. makasih bgt resepnya bund
    Tapi apa harus pake garam??? Tujuannya itu apa sih pake garam?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *