Hampa

Penulis : Mak Enny Mamito malam yang sunyi.. hanya desir angin menemani.. aku tengadah berharap melihat bintang disana hhmm..tak ada.. hanya terdiam.. rasaku hilang.. menekuk resah.. apa ini ? kenapa ini ? kosong. hanya kosong.. hampa.. tak ada rasa.. karena kamu cinta.. cinta.. … [Read more...]

Menghirup Kenangan Bersamamu

Penulis: Mak Elisa Koraag   Ku termanggu menatap kepulan di atas cangkir serasa dejavu, duduk kembali ditempat ini lakumu masih menyisakan luka pedih dan nyeri membuat sedih dan perih   inikah cinta? dimana kuingin selalu berada tak jauh darimu tak perlu bicara tak perlu suara dalam diam kita saling memahami   yah seperti kepulan asap di atas cangkir pahit kopi, tak semerbak aromanya tapi sama itu pangkal nikmatnya   dibalik … [Read more...]

Ku Jelang Cahaya

Karya Emak Amma O'Chem   Noda semakin banyak Terhampar dan terserak Mencoba memaknai hati yang terkoyak Mencari relung untuk bertindak Tanpa harus lagi-lagi mengelak   Di sini Kutuntut ilmu tanpa merendah diri Meskipun aku tahu begitu banyak dosa meliputi   Tak ada yang salah jika harus belajar Tak mau diam dan terus mengejar Sebab waktu tak akan mau mendengar Berlalu dan tak mau mengenal sebentar   Ku jelang cahaya Pada … [Read more...]

Ini Aku

Penulis: Enny Mamito Pagi ini tampak cerah matahari tersembul sumringah disela lipatan awan putih yang kadang tersapu angin & memipih Udara segar memelukku membuatku bersemangat menjalani hariku walau tanpamu disini aku tak tertatih apalagi merintih … [Read more...]

Hey, aku baik-baik saja…

hope

Penulis: mak Irma Susanti ,.... Mengapa murka pada Matahari sedangkan sinarnya yang menjadi penghiburanku kala malam terlalu nyeri. Jangan mengumpat pada hujan, karena rintiknya mengikat erat air mata pada harapan. Biarkan awan menjadi gelap, karena terkadang aku butuh langit suram untuk menutup galau. Bukankah kau yang membaitkan tentang KeMaha KuasaanNya, mengapa menjadi lemah hanya karena nasib terlalu manis menyapa hati. Ini hanya Tumor dan chemotheraphy, bukan mati itu … [Read more...]

Special Day

sampleimage

Dear Ayah,.... Tibalah hari istimewa untukmu, hari ketika kau di lahirkan lebih dari empat puluh tahun yang lalu. Seperti yang sudah - sudah, tidak pernah ada yang bisa aku berikan sebagai hadiah seperti yang kau lakukan padaku selama ini. Sejak hari ulang tahun pertamaku sejak kita bersama, Tidak pernah absen kau menghadiahiku dengan doa  … [Read more...]

Aku Harus Punya Mimpi

Penulis: Lianny Hendrawati Setitik cahaya terang mulai terlihat di lorong yang dingin dan kelam Ada harapan yang tersirat di sana Bagai sinar mentari pagi yang menghangatkan bumi ...   Masih punyakah aku sebuah mimpi? … [Read more...]